Gempa Bumi di Lombok dan Coding


Update terakhir:

Minggu, 29 Juli 2018. Pagi ini Lombok diguncang gempa 6 SR.

Saat itu, saya masih tertidur…

…dan dibangunkan oleh gempa ini.

Laptop saya masih menyala, karena semalam tiduran sambil ngoding.

Menyelesaikan tugas submission 4 dari Dicoding.

Android Studio masih terbuka…

Menampilkan baris-baris kode Kotlin.

Gempa makin besar!

Yang saya pikirkan pertama kali saat itu:

“Bagaimana nih menyelamatkan laptop saya”

Haha, keselamatan sendiri tidak dipikirkan.

Sementara ibu saya sudah berteriak menyuruh saya keluar.

Ya sudah, tutup saja laptopnya!

Lalu kabur…!!

Setelah beberapa menit kemudian gempanya selesai.

Saya kembali ke kamar dan memeriksa laptop.

Internet masih menyala, langsung saya googling dengan kata kunci “gempa bumi”.

Yang keluar langsung informasi tentang gempa di NTB.

Hebat!

Dari mana Google mendapatkan informasi secepat itu.

Ketika saya menulis ini (10:30 AM), Gempa masih terasa.

Yak! saya bisa melihatnya dari getaran secangkir kopi di samping saya.

Biasanya, gempa yang pernah saya alami hanya ternjadi satu kali saja…

…Namun, gempa kali ini berkali-kali.

Berdasarkan kabar yang beredar, gempa sudah terjadi 31 kali:

Saat ini saya masih merasa aman, karena tidak ada dampak yang diakibatkan gempa.

Namun…

Sepertinya Gempa ini berdampak besar di Lombok Timur dan Lombok Utara.

Melihat foto-foto korban dan dampak gempa di timeline, membuat saya menjadi sedikit waspada.

Karena saat ini saya tinggal di rumah tua yang umurnya sudah 18 tahun.

Melihat foto-foto ini, saya jadi ikut merasakan duka…

…kehilangan orang-orang yang kita sayangi memang menyedihkan.

Namun.

Inilah ujian.

Inalillahiwainahilahirojiun…

Update: 30 Juli 2018